Cara Menutup Asuransi BNI Life Terbaru

  • 6 min read
  • Okt 13, 2020
Cara Menutup Asuransi BNI Life Terbaru

Cara menutup asuransi BNI Life yang benar harus dijalankan melalui prosedur resmi dengan dukungan call center atau staf BNI Life. Dengan begitu, kita dapat terlepas dari pengenaan denda atau beban finansial yang lain.

Sama dengan perusahaan asuransi jiwa yang lain, BNI Life mempunyai keringanan pembayaran premi dengan autodebet. Nah, berikut pentingnya untuk lewat mekanisme yang benar, yakni supaya uang kita tidak terpotong dengan automatis terus-terusan sesudah kita telah ajukan penutupan polis.

Untuk mengenali cara menutup asuransi BNI Life sedetailnya, Dimensiku telah meringkasnya untukmu.

Cara Menutup Asuransi BNI Life

Tidak suka dengan pelayanan asuransi BNI Life serta memiliki rencana untuk menutupnya? Kamu harus mengenali prosedur penutupan asuransi BNI Life untuk mempermudah administrasinya.

Tetapi, pertimbangkan terlebih dahulu alasan kenapa menutup asuransi BNI Life. Pelajari resikonya bila menutup asuransi BNI Life, apa mengalami rugi lumayan besar atau mungkin tidak.

Jika sudah oke untuk menutup asuransi itu, berikut tingkatan serta cara menutup asuransi BNI Life.

  1. Tutup asuransi BNI melalui website
  2. Hubungi tenaga pemasar asuransi BNI Life
  3. Datang ke Kantor Cabang atau Pusat Informasi BNI Life
  4. Hubungi Pusat Informasi

1. Tutup asuransi BNI di website

Kemudahan teknologi saat ini membuat beberapa orang bisa membeli produk serta membayar dengan online. Begitupun dengan menutup asuransi BNI Life.

Kamu tak perlu kerepotan datang ke kantor cabang untuk menutup asuransi BNI Life. Langkah awal yang dapat kamu lakukan ialah masuk di situs BNI Life: www.bni-life.co.id.

Setelah itu, pilih menu kontak-hubungi kami. Nanti keluar data yang perlu diisi konsumen dengan lengkap mencakup nama, e-mail, nomor telephone, alamat, kategori, subjek, serta pesan kita. Terakhir, kita perlu submit.

Nantikan balasan pesan kita melalui e-mail seterusnya ikuti cara serta panduan yang ditujukan admin untuk menutup asuransi BNI Life punya kamu. Kamu dapat juga mengontak melalui e-mail: care@bni-life.co.id.

2. Hubungi tenaga pemasar asuransi BNI Life

Jika kamu beli produk asuransi BNI Life melalui tenaga pemasar atau agen, kamu perlu menghubungi tenaga pemasar tersebut untuk melakukan penutupan asuransi BNI Life. Jelaskan ke tenaga pemasar itu alasan kamu menutup asuransi.

Kebanyakan nama tenaga pemasar BNI Life tercantum di website perusahaan asuransi. Kamu dapat mengecek nama tenaga pemasar dengan resmi di website BNI Life yang lengkap serta bernomor telephone yang dapat dikontak.

3. Datang ke Kantor Cabang atau Pusat Informasi BNI Life

BNI Life mempunyai kantor cabang yang menyebar di beberapa kota besar seluruh Indonesia. Untuk Mencari kantor cabang BNI Life tidak susah. Kamu dapat mencari alamatnya di situs BNI Life yang tercantum nomor telephone yang dapat dikontak.

Bila ingin datang langsung ke pusat informasi BNI Life, kamu bisa datang ke Kantor Pusat BNI Life di Centennial Tower, Lantai 9, Jl. Gatot Subroto Kav 24-25, Jakarta 12930, Indonesia.

Karena kamu datang langsung ke kantor, pastikan sudah membawa beberapa dokumen arsip asuransi dengan tanda pengenalnya yang lengkap. Dengan demikian, tak perlu bolak balik untuk lengkapi dokumen pengajuan penutupan asuransi BNI Life.

4. Hubungi Pusat Informasi

Ada nomor telephone yang dapat kamu hubungi serta langsung bicara dengan customer service BNI Life. Nomor telephone BNI Life yaitu 1-500-045 serta kamu langsung mengungkapkan kemauan serta gagasan untuk menutup asuransi BNI Life.

Jangan lupakan nomor identitas asuransi serta data penting lain yang perlu dikatakan ke customer service untuk membantu kita menutup asuransi BNI Life.

Sebelum memutuskan untuk menutup asuransi BNI Life, kamu perlu lengkapi beberapa data personal, seperti identitas pribadi dan dokumen yang memperlihatkan kepemilikan kamu pada asuransi. Maksudnya untuk percepat proses penutupan asuransi BNI Life.

Dokumen Yang Dibutuhkan Untuk Menutup Asuransi

Sebelumnya lakukan penutupan polis, tanya di kita. Dengan lakukan penutupan polis, maka berarti kita akan kehilangan perlindungan finansial. Apa ini keputusan yang tepat?

Tetapi, jika jawabannya siap, silahkan kita awali proses penutupan dengan mempersiapkan formulir berkaitan. Formulir ini harus diisi untuk ketentuan untuk ajukan pemberhentian asuransi.

Untuk catatan, formulir ini harus diisi oleh pemegang polis serta dibubuhi tanda-tangan resmi dari pemegang polis.

Ada beberapa dokumen pendukung yang harus juga disediakan. Dokumen ini penting serta jangan diremehkan karena kunci cepatnya polis dihentikan, terdapat di kelengkapan dokumen kita itu.

Berikut dokumen penting yang perlu kita melengkapi untuk menutup asuransi BNI Life.

  • Foto copy KTP (WNI)/Passport dan KITAS (untuk WNA) dari Pemegang Polis yang aktif.
  • Foto copy Buku tabungan bila rekening yang dipakai tidak sama dengan rekening pendebetan.

Catatan: Bila rekening yang dipakai bukan atas nama Pemegang Polis, harus menyertakan dokumen pendukung yang memberikan jalinan pemilik rekening dengan Pemegang Polis, seperti foto copy akta kelahiran atau foto copy kartu keluarga bila rekening awalnya bukan atas nama pemegang polis.

Cara Menghentikan Pembelian Polis Asuransi

Menghentikan polis asuransi bukan hal yang susah. Seperti membeli dengan cukup mudah serta singkat, begitupun konsep memberhentikan polis asuransi.

Namun dengan catatan, kita telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Plus, siap menjawab beberapa pertanyaan dari perusahaan asuransi.

Berikut panduan memberhentikan polis asuransi dengan mudah, cepat, serta efektif.

  1. Hubungi agen asuransi
  2. Datang ke kantor cabang
  3. Sampaikan keinginan penghentian polis asuransi dengan kirim surel
  4. Hubungi costumer service (CS) dari perusahaan

1. Hubungi agen asuransi

Saat kita membeli produk asuransi melalui agen. Automatis, agen asuransi itu jadi penghubung kita dengan perusahaan asuransi.

Mereka akan memberi info ke kita dengan utuh berkaitan produk, ketetapan asuransi serta mengedukasi kita masalah asuransi.

Manfaatnya untuk penghubung nasabah dengan perusahaan asuransi, maka pekerjaannya ialah sampaikan pesan di antara ke-2 pihak.

Salah satu pekerjaan agen asuransi, jika kita meminta untuk menghentikan polis asuransi, ialah mengolahnya sampai mendapatkan kesepakatan dari perusahaan asuransi.

Kita bisa menolongnya dengan mempersiapkan dokumen yang perlu diisi agar dikatakan ke perusahaan asuransi.

2. Datang ke kantor cabang

Jika kita ingin memperoleh keterangan dengan resmi serta lengkap berkaitan penangguhan asuransi kita. Alternatif datang ke kantor cabang bisa dilakukan.

Kita dapat menemui sisi dari produk atau costumer service untuk lakukan keinginan penangguhan polis asuransi.

Kelebihan dengan datang ke kantor cabang, kita bisa mengenali dengan jelas tanpa ada terjadi salah paham atas ide pemberhentian produk asuransi. Sekalian memperoleh keterangan mendalam masalah produk asuransi baru.

3. Sampaikan keinginan penghentian polis asuransi dengan kirim surel

Di era serba digital saat ini, semua kepentingan semakin dipermudahkan melalui cara online. Kita perlu buka situs web perusahaan asuransi.

Selanjutnya cari menu klaim serta cari formulir mengajukan penarikan dana serta penangguhan polis. Isi formulir serta melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Sesudah berasa percaya formulir sudah terisi komplet serta dokumen siap, kita perlu mengirimnya melalui e-mail atau submit di channel yang ada.

4. Hubungi costumer service (CS) dari perusahaan

Cara lain yang bisa kita kerjakan menghentikan asuransi ialah mengontak CS serta menerangkan gagasan penghentian asuransi kita.

CS akan memberi panduan ke kita, mengenai bagaimana kita bisa hentikan polis asuransinya. Umumnya CS akan mengirim dokumen serta formulir untuk kita isi serta mengembalikannya melalui e-mail atau melalui pos.

Berhenti jadi peserta asuransi, apakah premi yang disetor kembali?

Apa premi bisa diminta kembali lagi jika kita membatalkan polis? Pertanyaan ini sering muncul saat pembayaran premi telah berjalan atau sedang berjalan.

Sebetulnya, premi bisa kembali lagi diterima, seandainya pembatalan polis dilaksanakan selama waktu mempelajari polis. Kemudian, jika dilakukan pembatalan, pemegang polis akan memperoleh nilai tunai untuk produk Asuransi Jiwa yang mempunyai nilai tunai.

Tetapi tidak semua produk memberi layanan ini. Jadi, baca lagi ketentuan produk.

Karena tiap asuransi mempunyai ciri unik dan karakter sendiri dalam hadapi keadaan semacam itu.

Contohnya di produk unit link, kita dapat memperoleh uang kembali lagi dengan perhitungan hasil investasi dari produk unit link yang tidak didistribusikan untuk bayar premi perlindungan.

Kenyataannya akan ada hitung-hitungan dari perusahaan asuransi berkaitan polis yang akan kita hentikan.

Yang berlangsung saat menghentikan asuransi, kita akan kehilangan:

  • Perlindungan asuransi, tidak membayar polis asuransi berpengaruh di terhentinya perlindungan yang akan diterima. Kekuatan peluang terguncangnya situasi keuangan akan berlangsung, karena tiada perlindungan saat alami satu kejadian kita sangat terpaksa ambilnya dari tabungan kita.
  • Kekuatan peningkatan investasi periode panjang, kita tidak bisa nikmati dari hasil peningkatan investasi di produk yang kita punya. Konsep dasar investasi di perusahaan asuransi ialah periode panjang. Jadi, saat kita putuskan untuk stop asuransi, maka kesempatan memperoleh hasil investasi periode panjang tidak berlangsung.

Beberapa Hal Yang Perlu Diingat Saat Berhenti Asuransi

Fakta apa saja yang memaksakan kita untuk menghentikan polis asuransi, sebaiknya menimbang beberapa hal berikut. Janganlah sampai kita terlanjur sedih sesudah putuskan untuk menutup polis asuransi.

Ini anjuran dari Kewenangan Layanan Keuangan, sebelumnya kita hentikan polis asuransi.

  • Pilih produk yang sesuai keperluan, bukan karena program promo serta hadiah yang dijajakan, atau serta karena keterpaksaan. Tetapkan fokus kita saat beli produk asuransi, sebaiknya beli premi pada harga minimum selanjutnya menambahnya jika capai peningkatan pendapatan.
  • Tekankan agen asuransi yang diambil ialah agen yang profesional serta mempunyai lisensi/ sertifikat keagenan dan ingin serta sanggup mengatur kepentingan asuransi kita ke depan.
  • Ketahui kemampuan perusahaan asuransi yang akan diambil khususnya dari servis klaim, dapat lewat internet atau dari info famili serta rekan. Cari perusahaan yang sehat, yakni mempunyai rasio Risk Base
  • Capital (RBC) di atas 120%. RBC di atas 100% jadi parameter kekuatan perusahaan asuransi ke depan bayar klaim nasabahnya.
  • Saat telah memutuskan produk serta perusahaan, tekankan supaya pemenuhan data di Surat Permintaan Penutupan Asuransi (SPPA) atau Surat Permintaan Asuransi Jiwa (SPAJ) dilaksanakan dengan komplet, jujur serta jelas jangan tanda-tangani SPPA atau SPAJ sebelumnya semua klausanya dimengerti serta diperlengkapi didalamnya. Pemenuhan jawaban yang tidak bisa dipercaya bisa berpengaruh ditolaknya klaim asuransi masa datang.
  • Tanya dengan detil tentang faedah yang diberi, situasi yang dipersyaratkan serta pengecualian jaminannya yang seringkali jadi fakta penampikan mengajukan klaim oleh faksi perusahaan perasuransian.
  • Tekankan periode yang diperbolehkan dalam pembayaran premi, janganlah sampai berlangsung hutang premi karena saat berlangsungnya kerugian bisa menyebabkan klaim tidak dibayarkan.
  • Bila polis telah diterima, baca dengan cermat polis dan semua lampiran yang telah diterima. Jika ada klausa yang tidak sesuai yang dikatakan oleh agen selekasnya adukan untuk perombakannya.
  • Lihat free look period atau periode waktu bebas melihat yang tertera di polis, untuk periode di mana polis masih bisa diurungkan atau dilaksanakan perombakan.

Mudah-mudahan artikel mengenai cara menutup asuransi BNI Life ini bisa membantu Anda, ya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *