Cara Mengetahui Distribusi dan Akumulasi dalam Forex

Hello Sobat Dimensiku, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah forex. Bisnis yang satu ini memang sangat menjanjikan keuntungan yang besar, namun juga memerlukan pengetahuan yang cukup untuk dapat sukses. Salah satu hal yang perlu kamu ketahui adalah tentang distribusi dan akumulasi dalam forex. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang cara mengetahui distribusi dan akumulasi dalam forex.

Apa itu Distribusi dan Akumulasi?

Distribusi dan akumulasi adalah istilah yang digunakan dalam dunia trading saham dan forex. Distribusi adalah ketika suatu pihak memperdagangkan saham atau mata uang yang dimilikinya dengan tujuan menjual sebanyak-banyaknya ke pasar, sedangkan akumulasi adalah ketika suatu pihak membeli saham atau mata uang dengan jumlah besar untuk disimpan di portofolionya.

Kenapa Perlu Mengetahui Distribusi dan Akumulasi?

Mengetahui distribusi dan akumulasi sangat penting dalam trading forex karena bisa membantu kamu untuk mengantisipasi pergerakan harga pada masa depan. Ketika terjadi distribusi, harga biasanya akan turun karena banyaknya penjual yang masuk ke pasar, sedangkan ketika terjadi akumulasi, harga biasanya akan naik karena banyaknya pembeli yang masuk ke pasar.

Cara Mengetahui Distribusi dan Akumulasi

Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui distribusi dan akumulasi dalam forex, di antaranya adalah:

1. Analisa Volume

Volume perdagangan adalah salah satu indikator yang dapat menunjukkan distribusi atau akumulasi. Jika volume meningkat ketika harga turun, itu menunjukkan distribusi, sedangkan jika volume meningkat ketika harga naik, itu menunjukkan akumulasi.

2. Analisa Grafik Candlestick

Grafik candlestick dapat membantu kamu mengetahui distribusi dan akumulasi. Pola candlestick seperti bearish engulfing atau shooting star menunjukkan distribusi, sedangkan pola candlestick seperti bullish engulfing atau hammer menunjukkan akumulasi.

3. Analisa Indikator Teknikal

Indikator teknikal seperti Moving Average, Relative Strength Index (RSI), dan MACD dapat membantu kamu mengetahui distribusi dan akumulasi. Jika indikator menunjukkan sinyal bearish, itu menunjukkan distribusi, sedangkan jika indikator menunjukkan sinyal bullish, itu menunjukkan akumulasi.

FAQ

1. Apa bedanya antara distribusi dan akumulasi?

Distribusi adalah ketika suatu pihak memperdagangkan saham atau mata uang yang dimilikinya dengan tujuan menjual sebanyak-banyaknya ke pasar, sedangkan akumulasi adalah ketika suatu pihak membeli saham atau mata uang dengan jumlah besar untuk disimpan di portofolionya.

2. Kenapa perlu mengetahui distribusi dan akumulasi?

Mengetahui distribusi dan akumulasi sangat penting dalam trading forex karena bisa membantu kamu untuk mengantisipasi pergerakan harga pada masa depan.

3. Apa saja cara untuk mengetahui distribusi dan akumulasi?

Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui distribusi dan akumulasi dalam forex, di antaranya adalah analisa volume, analisa grafik candlestick, dan analisa indikator teknikal.

Kesimpulan

Mengetahui distribusi dan akumulasi sangat penting dalam trading forex karena bisa membantu kamu untuk mengantisipasi pergerakan harga pada masa depan. Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui distribusi dan akumulasi, seperti analisa volume, analisa grafik candlestick, dan analisa indikator teknikal. Dengan memahami distribusi dan akumulasi, kamu menjadi lebih siap dalam mengambil keputusan trading dan meningkatkan peluang keuntungan.

Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!

Cara Mengetahui Distribusi dan Akumulasi dalam Forex